Selasa, 12 Maret 2013

Janganlah Kita Sombong sebagai Manusia




Jangan lah kita Sombong, karena ternyata tempat tidur kita yg terakhir adalah "TANAH".

Jangan berbangga dgn handphone yg serba canggih dan mahal, karena alat komunikasi yg bisa menyelamatkan kita adalah "DOA".

Jangan berbangga kalau kita sudah punya sederet title & gelar, karena title kita yg terakhir adalah "ALMARHUM (alm)".

Jangan bangga dgn wajah yg ganteng / cantik, karena wajah kita yg terakhir adalah "TENGKORAK".

Jangan terlalu berbangga dgn rumah mewah, karena rumah terakhir kita adalah "KUBURAN dan LAUT".

Jangan terlalu berbangga dengan mobil mewah yg kita punya, karena mobil terakhir kita adalah "MOBIL JENAZAH".

Jangan bangga dgn semua harta dan kekayaan, karena hanya amal dan kebaikan yang berharga dimata Tuhan.

DOA dengan segala Ketulusan adalah bagaikan nafas yang menghidupkan.

Ibaratnya kita gatal ditangan kiri tdk mungkin kita garuk dgn tangan kiri pula , kita membutuhkan bantuan dari tangan kanan.

Yang artinya kita ini akan selalu membutuhkan pihak / orang lain dalam seluruh rangkaian kehidupan kita, lalu apa yg bisa kita sombongkan .

Bila anda terbentur pada masalah yang tak bisa anda atasi sendiri maka anda pasti akan membutuhkan pihak lain untuk membantu atau anda bisa bersandar pada Tuhan untuk membantu mengatasi masalah anda.


Semoga membuka wawasan kita lebih luas.

Senin, 18 Februari 2013

Memunculkan Ide Cemerlang






GREAT people talk about IDEAS
AVERAGE people talk about THINGS
SMALL people talk about OTHER PEOPLE
Kata-kata diatas adalah ajakan untuk selalu memberikan ide/gagasan dalam setiap perkataan.

Sebelumnya. Gagasan/Ide adalah rancangan yang tersusun di pikiran. artinya sama dengan cita-cita. misal : gagasan tentang gelang, muncul bentuk gelang yang utuh dalam pikiran. Selama gagasan belum dituangkan menjadi suatu konsep dengan tulisan maupun gambar yang nyata, maka gagasan masih berada di dalam pikiran.

Gagasan menyebabkan timbulnya konsep yang merupakan dasar bagi segala macam pengetahuan, baik sains maupun filsafat.

Sulit memang untuk memunculkan ide yg inovatif dan brilian.
Ada beberapa tips untuk mendapatkan ide yang kreatif, diantaranya :


1. Merenung .
mengapa? karena renungan terhadap suatu persoalan memungkinkan kita mendapatkan pengetahuan tertentu sekaligus mendapatkan jawaban atas permasalahan yang ada. dengan merenung kita akan mendapatkan ide secara sendirinya, dengan sadar ataupun tidak sadar.

2. Membaca .
Membaca adalah salah satu cara mendapatkan ide-ide. bacaaan berupa buku, koran, biografi seseorang dan sejenisnya kerapkali akan membawa kita pada sebuah ide untuk ditulis. Setelah membaca, kita mungkin tiba2 ingin menuangkan gagasan sendiri.

3. Mengamati persoalan di dalam masyarakat
Masyarakat adalah medan pembelajaran penuh warna. Semua persoalan2 didunia ini terdapat dalam "masyarakat" seperti budaya, sosial, politik dsb. resapi persoalan2 tsb. rasakan denyut kehidupan mereka. dari situ kita akan mendapatkan banyak sekali ide2 kreatif dan inovatif untuk memunculkan solusi persoalan tsb.

4. Berdiskusi
Bukan hanya buku yang menjadi "jendela dunia" , berdiskusi pun bisa dibilang demikian, dengan berdiskusi, bertukar fikiran kita akan mendapatkan informasi2 yang belum kita ketahui, dan dengan sendirinya ide2 brilian akan muncul dengan sendirinya. (contoh : berdiskusi tentang persoalan biaya untuk suatu acara)

5. Mengalami sendiri suatu masalah
Pepatah mengatakan "Experience is the best teacher"
Pengalaman sendiri sangat baik untuk dijadikan sumber ide. mengapa? karena dengan mengalami suatu persoalan sendiri kita bisa merasakan dan menghayati sesuatu secara mendalam. bahkan banyak tulisan2 (novel, komik) yang diambil dari pengalaman si penulis.

6. Berfikir kritis
Dengan berfikir kritis, otomatis secara sendirinya akan banyak pertanyaan di kepala kita. dan kitapun tentu akan mencari jawaban tersebut dengan menggunakan ide2. berfikir kritis adalah cara yang paling ampuh untuk mendapatkan ide kreatif dan inovatif .

Just Try It..

Minggu, 10 Februari 2013

Hanya 1,5 Jam Hidup Kita di Dunia








Hidup di dunia sangatlah singkat. Waktu berjalan begitu cepatnya. Perhatikan keluarga, sahabat, dan orang- orang terdekat kita. Betapa tuanya mereka sekarang ini, bahkan di antara mereka sudah ada yang meninggalkan dunia. Padahal, kemarin mereka masih terlihat begitu sehat dan gagah.

Allah bertanya, ‘Berapa tahun lamanya kamu tinggal di bumi? Mereka menjawab, ‘Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari saja, maka tanyakanlah kepada orang- orang yang menghitung’. 

Allah berfirman, ‘Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau saja kamu tahu yang sebenarnya’. Apakah kamu mengira, bahwa Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada kami?’. (Q.S Al-Mu’minun/23: 112-115)

Usia rata-rata manusia selama hidup di dunia adalah 63 tahun (sama seperti usia Rasulullah SAW). Padahal….
1 hari di akhirat = 1000 tahun dunia (QS As Sajdah : 5).
24 jam akhirat   = 1000 tahun dunia
1 jam akhirat     = 42 tahun dunia

Nah, bila seseorang memiliki usia 63 tahun, kira- kira orang tersebut hanya memiliki 1,5 jam saja (bila diukur dengan waktu akhirat). Tidak heran... Kita selalu diingatkan masalah waktu, seperti yang tercantum dalam Quran Surat Al-‘Ashr: 1-3. “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang- orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat- menasihati supaya menaati kebenaran dan menetapi kesabaran".

Bayangkan… hanya 1,5 jam di Dunia, jika dibandingkan dengan kehidupan Akhirat yang kekal. Jangankan untuk bisa sampai ke Surga/ Neraka, untuk meniti panjanganya ‘Jembatan Shiratal Mustaqim’ saja membutuhkan waktu 1/2 tahun akhirat (500 tahun di dunia).

Suatu Jembatan akhirat yang sangat tipis, bagaikan sehelai rambut yang dibagi menjadi 7 bagian, tajam, sempit, dan terbentang diantara 2 punggung neraka Jahannam, yang diatasnya terdapat besi- besi panas yang saling berkaitan dan menyambar.

Masih ada rangkaian perjalanan panjang yang akan kita lalui kelak, hidup dunia hanya sebentar…. Amat disayangkan jika kita hanya menjalaninya, tanpa melakukan banyak hal yang berarti. mari berlomba- lomba dalam kebaikan (Fastabiqul khoiroh) dan saling nasehat- menasehati dengan kebenaran, kesabaran dan kasih sayang. Dan dengan ridho dari Allah, semoga pintu surga terbuka untuk kita….

“Allahumma baarik-lana fi Rajab wa Sya’ban wa balighnaa Ramadhan”. Ya Allah berkahilah Kami di bulan Rajab & Sya’ban dan sampaikan kami pada bulan Ramadhan.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Saat kita sedang berjaya, ingatlah bahwa kejayaan itu akan segera sirna. Saat kita sedang menikmati kekayaan berlimpah, ingatlah bahwa besok semuanya akan kita tinggalkan. Semua yang ada di bumi tidak akan abadi. Yang abadi hanyalah wajah Tuhanmu yang memiliki Kebesaran & Kemuliaan. (Q.S. Ar-Rahman: 26-27)